Categories
Uncategorized

Wisata Sejarah di Tarakan

Sarat hendak sejarah kelam penjajahan Belanda serta Jepang, saat ini Tarakan yang tadinya ialah lahan pengeboran minyak telah bergeser guna jadi salah satu energi tarik turis.

Tarakan, suatu kota di sebelah utara Kalimantan ini populer bagaikan salah satu wilayah yang menjual bahan- bahan industri dari Malaysia. Bisa jadi Sobat Pesona telah ketahui sebabnya. Ya, sebab wilayah ini sangat dekat dengan perbatasan antara Indonesia serta Malaysia. Hingga tidak heran bila Negara Jiran menjajakan produksinya di wilayah Tarakan. Kira- kira, terdapat perihal menarik apa saja ya di Tarakan?

Bagi legenda, nama wilayah ini diambil dari 2 kata Bahasa Tidung;” Tarak” yang berarti berjumpa, serta” Ngakan” yang berarti makan. Jadi, Tarakan ini sejatinya merupakan tempat buat berjumpa serta makan- makan.

Penamanaan ini tidak lepas dari aktivitas para nelayan era dahulu yang kerap menjadikan Tarakan bagaikan titik pertemuan mereka sambil makan serta minum. Tidak hanya buat bersantai, tidak tidak sering pula dari para nelayan ini yang melaksanakan barter hasil laut serta bumi.

Tidak semacam kota ataupun wilayah populer yang lain di Borneo, Tarakan terletak di suatu pulau yang berjarak sangat dekat dengan daratan Kalimantan, dimana kota Tarakan berbatasan langsung dengan Pulau Bunyu di sebelah utara, Laut Sulawesi di sebelah timur, Kecamatan Sesayap serta Sekatak di sebelah selatan, serta Kabupaten Bulungan di sebelah baratnya.

Pulau Tarakan tidak dapat dilepaskan begitu saja dari sejarah yang melatarbelakanginya. Pada tahun 1896, ketenangan warga Tarakan pernah terusik akibat pihak Belanda lewat industri perminyakannya, Bataavishe Petroleum Maatchapij( BPM) menciptakan sumber minyak di pulau tersebut.

Guna melaksanakan guna tambang, pihak Belanda kemudian mendatangkan para pekerja dari Jawa. Kehadiran para pekerja ini bersamaan dengan meningkatnya aktivitas pengeboran di Tarakan.

Tetapi satu yang tidak hendak dibiarkan oleh masyarakat Tarakan merupakan kala penjajah Jepang menduduki daerah ini sekira tahun 1942. Kala itu, pasukan Belanda sukses dibombardir oleh Nippon serta Tarakan juga jatuh ke tangan Jepang.

Kendati pasca alih kepemimpinan ke tangan Jepang serta pernah menciptakan minyak 350. 000 barel per bulan, tetapi bom yang meluluhlantakkan Hiroshima serta Nagasaki memforsir Jepang buat hengkang dari Tarakan.

Sarat hendak sejarah kelam, saat ini Tarakan telah berevolusi jadi sesuatu wilayah yang kaya hendak budaya serta wisata. Di mari, Sobat Pesona dapat mendatangi Penangkaran Buaya Juwata yang populer, sampai Museum Rumah Bulat yang menaruh bermacam- macam aset penjajah Belanda serta Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *